PT Equityworld Futures Semarang – Wall Street Bergerak Turun, Kekhawatiran Fed Redam Optimisme Teknologi
PT Equityworld Futures Semarang – Saham-saham futures AS bergerak turun pada hari Selasa (19/03), tatkala kekhawatiran atas rapat Federal Reserve yang akan datang sebagian besar mengimbangi optimisme yang didorong oleh kecerdasan buatan terhadap sektor teknologi.
Sementara keuntungan di sektor teknologi membantu topang peningkatan di Wall Street pada hari Senin, sebagian besar saham teknologi utama berbalik arah dalam perdagangan aftermarket. Saham favorit pasar, NVIDIA Corporation (NASDAQ:NVDA) jatuh 1,7% bahkan ketika perusahaan ini meluncurkan lini terbaru chip AI yang sangat dinanti-nantikan, yaitu Blackwell.
S&P 500 Futures turun 0,1% menjadi 5.207,50 poin, sementara Nasdaq 100 Futures melemah 0,3% ke 18.181,25 poin pada pukul 06.06 WIB. Dow Jones Futures beranjak turun ke 39.218,00 poin.
Penguatan teknologi dorong Wall Street, namun kekhawatiran Fed tetap berperan
Indeks-indeks Wall Street ditutup positif pada hari Senin, terutama didukung oleh naiknya saham-saham teknologi di tengah hype seputar kecerdasan buatan. Alphabet Inc (NASDAQ:GOOGL) melonjak 4,6% dan menjadi pendorong utama indeks AS setelah Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan tersebut sedang melakukan pembicaraan dengan Apple Inc (NASDAQ:AAPL) agar perusahaan dapat menggunakan Google Gemini AI di iPhone andalannya.
S&P 500 menguat 0,6% dan ditutup di 5.149,42 poin, sementara NASDAQ Composite naik 0,8% menjadi 16.103,45 poin. Dow Jones Industrial Average naik 0,2% ke 38.790,43 poin.
Wall Street juga didorong oleh lonjakan 6% dari Tesla Inc (NASDAQ:TSLA), setelah produsen mobil listrik ini mengatakan berencana untuk menaikkan harga beberapa modelnya di Eropa.
Namun Tesla jatuh dalam perdagangan aftermarket, sementara sentimen yang lebih luas sebagian besar tertahan oleh antisipasi rapat Fed, yang dimulai pada hari Selasa dengan keputusan yang akan diumumkan pada hari Rabu setempat.
Pasar khawatir atas pesan yang berpotensi hawkish dari bank sentral, mengingat inflasi AS sebagian besar tetap bertahan selama tiga bulan terakhir. Namun, the Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga.
Tetapi prospek kenaikan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama membuat rally Wall Street yang luar biasa sejauh ini di tahun 2024, terutama jika The Fed menurunkan proyeksi pemotongan suku bunganya untuk tahun ini.
Ketidakpastian atas The Fed membuat Wall Street bertahan pada pola bertahan selama tiga sesi terakhir. Pasar juga menunggu sejumlah angka awal purchasing managers index untuk bulan Maret, yang akan dirilis pada minggu ini.
Saham produsen chip turun setelah pengumuman chip baru Nvida
Saham-saham pembuat chip tampaknya sebagian besar dikecewakan oleh pengumuman chip baru Nvidia. Saham favorit pasar ini jatuh 1,7% dalam perdagangan aftermarket, saingannya Advanced Micro Devices Inc (NASDAQ:AMD) anjlok lebih dari 2%, sementara Intel Corporation (NASDAQ:INTC) turun 0,4%.
Super Micro Computer Inc (NASDAQ:SMCI), yang membuat server yang menggunakan kecerdasan buatan dengan chip Nvidia, juga anjlok 4%.
Namun saham perusahaan perangkat lunak desain Synopsys Inc (NASDAQ:SNPS) dan ANSYS Inc (NASDAQ:ANSS) Inc masing-masing naik hampir 2% dalam perdagangan aftermarket, setelah Nvidia mengumumkan kerja sama dengan keduanya.

Komentar
Posting Komentar