PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Melemah, Brent Berpotensi Catat Penurunan Tahunan Terpanjang
PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak nyaris tidak berubah pada Rabu (31/12), tetapi diperkirakan tetap turun lebih dari 15% sepanjang 2025, karena kenaikan pasokan melampaui permintaan di tahun yang diwarnai perang, kenaikan tarif, produksi OPEC+, serta sanksi terhadap Rusia, Iran, dan Venezuela. Kontrak berjangka Brent, yang turun hampir 18% (penurunan persentase tahunan terbesar sejak 2020), berada di jalur tiga tahun berturut-turut melemah—rentetan penurunan tahunan terpanjang sepanjang sejarahnya. Kontrak Maret (yang jatuh tempo Rabu) turun 5 sen menjadi $61,28 per barel pada pukul 07.37 GMT. Analis komoditas BNP Paribas, Jason Ying, memperkirakan Brent bisa turun ke $55 per barel pada kuartal pertama, lalu pulih ke $60 per barel untuk sisa 2026, karena pertumbuhan pasokan diperkirakan kembali “normal” sementara permintaan cenderung datar. “Alasan kami lebih bearish dalam jangka dekat dibanding pasar adalah karena kami menilai produsen shale AS mampu melakukan lindu...