PT Equityworld Futures Semarang – Saham Asia Pasifik Mixed setelah Wall Street Akhiri Pekan dengan Stabil
PT Equityworld Futures Semarang – Pasar saham di Asia Pasifik dibuka di area yang beragam pada hari Senin (26/02), dengan indeks utama AS masih di rekor tertinggi minggu lalu usai perusahaan-perusahaan besar termasuk NVIDIA Corporation (NASDAQ:NVDA) melaporkan hasil pendapatan yang kuat.
Pada pukul 07.50 WIB, S&P/ASX 200 naik 0,1%, KOSPI 200 melemah 0,9%, dan Nikkei 225 naik 0,4%.
Tingkatkan pengambilan keputusan Anda dengan InvestingPro - Raih diskon tambahan untuk langganan Pro+ dengan menggunakan kode promo "IDNPRO24A".
Indeks saham AS mengakhiri minggu lalu dengan bergerak sedikit, meskipun saham Nvidia mencapai titik tertinggi sepanjang masa, namun tidak mencapai market cap sebesar $2 triliun. Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 keduanya mencatatkan level tertinggi baru sepanjang masa, sementara Nasdaq Composite turun sedikit. Harga minyak Brent turun 2,5% menjadi $81,62 per barel, sementara emas naik 0,5% ke $2.035,40. Dolar Australia mencapai 65,62 sen AS.
Saham-saham China mengalami kenaikan, dengan Shanghai Composite Index berakhir naik 0,6%. Saham-saham utama seperti Chongqing Changan Automobile dan Anhui Jianghuai Automobile Group menguat, sementara China Telecom dan China Mobile turun. Di Jepang, Nikkei Stock Average berakhir positif 2,2% lebih tinggi, dengan saham-saham yang berhubungan dengan chip memimpin penguatan. Saham-saham India ditutup datar, di mana saham-saham IT tertinggal sementara saham-saham otomotif naik. Indeks pan-Eropa Stoxx Europe 600 naik 0,5% ke rekor tertinggi, Germany's DAX dan France's CAC 40 juga mencapai level tertinggi sepanjang masa.
Di Eropa, indeks Stoxx Europe 600 naik 0,5% ke rekor tertinggi lainnya, didorong oleh menguatnya saham-saham AS menyusul pendapatan Nvidia yang mengesankan. Indeks DAX Jerman dan CAC 40 Perancis juga mencapai level tertinggi baru sepanjang masa. FTSE 100 index di Inggris ditutup pada hari Jumat naik 0,3% di 7706 poin, ditopang oleh saham-saham bank menyusul laporan pendapatan Standard Chartered (LON:STAN), meskipun ada penurunan dari saham-saham yang terkait minyak dan perusahaan-perusahaan tambang.

Komentar
Posting Komentar